bergelut untuk bisa hidup tanpa harus memikirkan esok hari yang penting sekarang senang apalah artinya esok, sekarang biasa senang dan jangan sampai hilangkan banyak waktu dengan kesendirian selalu dijalani hidup seperti itu,mencari jatidiri menyombongkan kemampuan yang tak seberapa dengan hal yang tidak ada manfaatnya yaitu selalu mencemooh orang lain yang merasa jauh-jauh tak sempurna hanya sekedar ingin mencapai hasrat menjadi seorang pemuda yang jauh lebih pintar dari orang lain.
Tak pernah sekali pun berpikir untuk apa jadinya nanti diri ini tak pernah berpikir apalah artinya jika sekarang bisa besok tak lagi bertemu kenikmatan yang sama yang penting asyik-asyik aje,,!!!(aje gila pokoknya mah)
berjalan waktu dewasa semakin ada melihat ketikdak mampuan kerentaan orang tua yang semakin menjerit dalam hati mengapa dari masa remaja tak pernah merasakan nikmat senang bersama teman-teman,tak pernah menikmati indahnya dunia yang penting bagi mereka hanyalah keluar dari orangtua mereka sendiri dan hidup mandiri tak ingin menyusahkan lagi,itulah sepenggal kata dari orangtua diri ini,setelah usai menjalani pendidikan disaat sekolah diri ini semakin kesulitan ingin bergerak kemana,ingin kulapangkan kemana kebanggaan dulu yang bersama teman selalu muncul,apakah ku bisa seperti dulu lagi sekarang,sekarang tak mungkin hanya menodongkan tangan dan marah-marah kepada orangtua hanya untuk bisa menikmati jeriih payahnya karena dulu ada alasan untuk mengbohongi orangtua dengan membayar kebutuhan sekolah,namun sekrang tak bisa lagi lantaran hanya keseharian dirumah makan menunggu orangtua apakah masih ingin bersenang-senang seperti dulu hanya menunggu uang orang tua yang susah payah dicari untuk melanjutkan keluarga sendiri,,???
mengingat dan memutar kembali vidio masa lalu diipikiran kenapa tidak dari dulu berpikir seperti ini hingga kini tau ternyata tak seberapa harta dari orangtua sendiri,tak mungkin ku andalkan hanya untuk bersenang-senang pa jadinya nanti setelah menjadi seperti mereka punya anak,punya segala urusan tangung jawab sebagai lelaki pemimpin segala urusan duniawi,apakah harus andalkan selalu orang tua??bertanya ribuan tanya menyesali pun percuma,dengan sedikit demi sedikit selalu berpikir ingin rasanya lepas tapi apalah daya sekolah hanya berprinsip asal LULUS,ijasah tak bisa diandalkan hanya dengan nilai pas-pasan,berputar otak berpikir realistis,dulu kemampuan diri ini hanya berandalkan mementingakan kesenangan semata kini yakinkan niat untuk bisa meraih apa yang tak pernah dipikirkan yaitu hidup mandiri,,!!!
mengumpulkan sedikit demi sedikit jerih payang bertekad mau mengerjakan apapun yang penting halal dan bisa mendapatkan uang walapun sampai ujung-ujungnya mengamen,memutar mutar meminta hanya bermodal gitar bolong yang selalu di banggakan waktu masa sekolah hanya sedikit keahlian bermain gitar mendapatkan sedikit menyanyikn lantunan lagu REGGAE sejak bisa mengumpulkan uang rasanya sulit sekali mengeluarkan sedikit uang untuk berfoya-foya kembali,berkumpul uang berusaha merubah profesi mendaftar kesana-sini selalu tak mendapat hasil akhirnya dengan kembali kejalan ya robby memohon ampuan segala khilaf dunia masa lalu menjawab dengan ketulusan tuhan akhirnya bisa pergi jauh mandiri sampai akhirnya bisa menjadi diri sendiri namun masih belum cukup ingin jauh rasanya menjadi seorang lelaki berdiri dengan keduakaki mengangkat dengan kedua tangan sendiri dengan kokohkan hati selalu bisa berjalan dengan jalan yang benar jalan ALLAH SWT.
jadikanlah AKU sebagai lelaki yang benar lelaki pemimpin keluarga KU surga KU
jadikanlah AKU raga yang selalu bersyukur atas nikmatMU
terimakasih ya ROBBY,,!!!
manteman semua mari lah kita junjung tinggi diri sendiri dimata ALLAH SWT (tuhan bagi yang tak muslim)
dimata orang tua kita,mohon maaf lahir batin tak ada kata terlambat untuk memaafkan,bulan suci segera datang mari kita sambut dengan iman yang kuat dan raga yang hikmat,!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar